Banner

Detail Berita

HOME / Detail Berita

Pendopo Labanan Jaya Siap Sambut Peserta PEDA/KTNA

Gambar

Perhelatan tiga tahunan Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) X Tahun 2019 menjadi berkah besar bagi tuan rumah Kabupaten Berau. Sehingganya, guna mendukung suksesnya perhelatan tersebut, sarana dan prasarana dipersiapkan sebaik mungkin. Setelah jalan atau akses menuju lokasi PEDA yakni Kampung Labanan Jaya dan Kampung Labanan Makmur sudah mulus, pendopo yang menjadi tempat acara pun sudah siap dipergunakan.

Dihubungi pada Jumat (5/7), Seksi Perencaan dan Pengendalian Diah Kurniawaty membenarkan jika pendopo yang mampu menampung ribuan orang tersebut sudah berdiri tegak di lokasi dan siap menyambut kedatangan para peserta dari seluruh Kalimantan Timur. Diperkirakan temu KTNA ini akan diikuti 2.045 peserta dari seluruh anggota di kabupaten dan kota se-Kaltim. Dimana sebanyak 285 orang petani, nelayan dan penyuluh di Kutai Timur terdaftar mengikuti gelaran ini.

“Benar sudah 100 persen, dan sudah selesai sesuai target pengerjaan. Bahkan pendopo sebagai fasilitas pendukung ini nantinya akan digunakan sepenuhnya oleh Pemerintah Kampung Labanan Jaya,” terangnya.

Anggaran yang digunakan untuk pembangunan pendopo ini sebesar Rp2.1 Milyar dengan lama pengerjaan 75 Hari Kalender yang pengerjaannya sendiri sudah dimulai pada 12 Maret 2019 lalu.  

Untuk diketahui, dipilihnya Labanan karena sentra pertanian (500 ha) dan kawasan transmigrasi yang tidak jauh dari kota (jarak tempuh 30 Km atau 45 menit dari Tanjung Redeb). Peda X KTNA Tingkat Provinsi Kaltim Tahun 2019 digelar 20 - 25 Juli akan dibuka Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor dirangkai rembuk utama dan rembuk madya, temu usaha, temu profesi dan sinkronisasi program lingkup pertanian.

Dan dalam PEDA KTNA nantinya,  petani dan nelayan akan akan berbaur dengan utusan kabupaten lainnya di Kaltim untuk mengikuti Rapat Koordinasi atau Rakor yang membahas berbagai permasalahan dan mencari solusi untuk peningkatan pertanian dan nelayan. Selain itu juga diadakan rembuk KTNA guna mewujudkan ketahanan pangan nasional. Serta bagaimana merumuskan kebijakan infrastruktur, produksi, pasca panen, dan orientasi pasar pada pertanian.

Menariknya lagi, di PEDA kali ini akan mengangkat isu yang berbeda dengan Peda KTNA PPU 2016 lalu. Perbedaan isu dalam agenda Peda KTNA X ini dilakukan agar pemerintah kabupaten/kota dapat membantu dari sisi hilirisasi para petani agar pendapatan petani dapat meningkat. (Bangun Banua)

Berita Terbaru

Berita Terpopuler