Banner

Detail Berita

HOME / Detail Berita

Penataan Pemukiman dan Bangunan Berkelanjutan

Gambar

Tanjung Redeb 

Keberhasilan pembangunan berkelanjutan tidak terlepas dari keberadaan pembangunan gedung, dan penataan bangunan dalam rangka mencapai sustainable development goals (SDG’s).Oleh karena itu, menurut Kepala Bidang Pengembangan Pemukiman, Penataan Bangunan dan Jasa Kontruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Ismiyanto S.T. M.T penyelenggaraan pengembangan pemukiman dan penataan bangunan perlu diatur dan dibina demi kelangsungan dan peningkatan kehidupan serta penghidupan masyarakat.

Selain itu, lanjutnya, upaya dalam menciptakan lingkungan yang memiliki ketahanan bencana juga harus menjadi perhatian bersama. Pengembangan pemukiman dan penataan bangunan yang berkelanjutan merupakan cita – cita yang dapat diwujudkan melalui kemitraan antara seluruh pemangku kepentingan.

Dampak kegiatan penataan bangunan dan lingkungan dari tahun 2015 hingga 2018 dikategorikan berdasarkan standar penilaian yang ada di dalam Permen PPN No.1 Tahun 2017 tentang Kerangka Evaluasi Pembangunan Nasional,” Ujarnya.

Disamampaikan juga, bahwa pembangunan yang dilaksanakan DPUPR Berau selaku kepanjangan tanga Pemerintah Daerah selalu memberikan praktik terbaik pembangunan yang telah menjadi acuan bagi replikasi pembangunan di Bumi Batiwakal.

Upaya keberlanjutan ini tidak dapat dilaksanakan sendiri oleh pemerintah, tapi juga perlu dukungan dari seluruh lapisan pemangku kepentingan terkait. Pembinaan bangunan gedung di daerah ini juga perlu menjadi fokus utama sesuai tugas dan fungsi DPUPR secara bertahap, terus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan menuju pembangunan yang berkelanjutan.

“ Kami juga menggali pandangan dari berbagai pemangku kepentingan, untuk penyelenggaraan pengembangan pemukiman dan penataan bangunan di masa mendatang sebagai masukan bagi arah kebijakan, dalam menjawab isu dan tantangan pembangunan berkelanjutan, serta mengidentifikasi masukan kebijakan untuk penyelenggaraan pengembangan pemukiman dan penataan bangunan,” Urainya.

Karena itu DPUPR sering malkukan workshop terkait hal tersebut merupakan langkah awal untuk menjaring masukan arah kebijakan pengembangan pemukiman dan penataan bangunan, serta sebagai sarana komunikasi dalam mewujudkannya. pungkasnya. (bangun banua)