Banner

Detail Berita

HOME / Detail Berita

Pembangunan Drainase Dalam Kota Sebagian Tinggal PHO 

Gambar

Tanjung Redeb 

Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau, Rahmi Suryantari S.T M.Si mengatakan bahwa semua paket kegiatan pembangunan drainase tahun 2019 dalam kota selesai seratus persen.

“ Untuk kegiatan pembangunan drainase dibidang kami semua sudah selesai seratus persen, ada yang sudah , dan sebagaian lagi tinggal PHO (provisional hand over) atau serah teria pertama, ,” ujarnya, Kamis (19/12).

Rahmi mencontohkan, pembangunan fisik drainase yang dibidangnya sudah selesai seratus persen tersebut diantaranya, pembangunan drainase dalam Kota Tanjung Redeb di Jalan Murjani II, Gunung Panjang arah Singkuang, Bandara Kalimarau dan Jalan Haji Isa I. Urainya.

“ Untuk tahun 2020, kegiatan pembangunan drainase salah satunya adalah, pembangunan lanjutan drainase di Jalan Teuku Umar sisi kanan. Itu salah satunya. Sebelumnya DPUPR di tahun 2019 ini fokus tidak hanya fokus terhadap pembangunan drainase di beberapa titik dalam Kota Tanjung Redeb, tetapi juga pembangunan irigasi di beberapa kampung. " Ditahun anggaran 2019 ini kami kemarin memang tidak fokus menanganani pembangunan infrastruktur drainase saja, tetapi juga irigasi berdasarkan perencanaan,” ungkapnya.

Ada beberapa zona yang menjadi fokus pembangunan infrastruktur pengairan irigasi di Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, Kampung Ekasapta, Kecamatan Talisayan dan di Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Sambaliung.

“ Pembangunan infrastruktur irigasi ini dibiayai dengan APBD murni 2019,” katanya. Proyek irigasi ini dijelaskannya, bahwa untuk meningkatkan produksifitas dan kualitas apa yang ditanam oleh para petani. Sebab, bagaimana pun air menjadi kebutuhan utama untuk bercocok tanam. “ Pembangunan irigasi yang dilakukan Pemkab Berau melalui DPUPR adalah salah satu pemenuhan aspirasi masyarakat atau kelompok tani, yang dikukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.

Sedangkan proyek pembangunan drainase, sambung Rahmi, yang dibiayai APBD Perubahan 2019, kata Rahmi, di Jalan Murjani llI seberang Perum Korpri dan AKB Sanipah I, Tanjung Redeb. Sementara proyek pembangunan drainase yang ada di Jalan Murjani III sebelah kiri Perum Korpri, Jalan AKB Sanipah, Gang Padat Karya dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal ini menurut Rahmi, sudah dibahas dalam rencana anggaran tahun 2018 lalu, dengan menfokuskan pembangunan pada irigasi dan drainase.

"Pembangunan ini tidak hanya dimaksudkan untuk satu titik kawasan, tapi juga sudah termasuk kawasan jalan di sekitar zona-zona tersebut, dengan memilah irigasi dan drainase mana yang harus diprioritaskan untuk diperbaiki," jelasnya.

Pembangunan drainase ini juga untuk menuju alur uatama yang cakupannya dapat mencapai hingga tembus pembuangan ke Sungai kelay maupun Sungai Segah. Sehingga ketika terjadi banjir atau terjadi genangan air, proses surutnya cukup singkat, tidak harus menungggu berjam – jam. (bangun banua)

Berita Terbaru

Berita Terpopuler