Banner

Detail Berita

HOME / Detail Berita

TRC DPUPR Kabupaten Berau Tangani Jembatan Rusak

Gambar

PROKAL.COTANJUNG REDEB - Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dibentuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau terus bergerak melakukan penanganan jalan berlubang. Bahkan TRC juga melakukan penanganan pada jembatan yang dilaporkan masyarakat mengalami kerusakan. Seperti yang telah dilakukan di wilayah Kecamatan Teluk Bayur, dan Kecamatan Gunung Tabur. Laporan masyarakat direspons dengan segera melakukan penanganan. Sejak dibentuk dan dikukuhkan oleh Bupati Berau pada 2017 lalu, TRC terus bergerak melakukan penanganan jalan dan jembatan rusak dengan cepat.

Kepala Bidang Reservasi Jalan dan Jembatan DPUPR, Nanang Bakran mengungkapkan telah ratusan titik jalan rusak yang ditangani TRC dengan melakukan perbaikan. Pihaknya berupaya secepat mungkin melakukan penanganan.

“Kita tidak hanya menangani jalan yang berlubang, tapi juga perbaikan lainnya, seperti jembatan yang dilaporkan warga rusak, TRC langsung bergerak melakukan perbaikan,” jelasnya.

Meskipun perbaikan yang dilakukan sifatnya sementara, namun dengan penanganan yang dilakukan TRC berupaya agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan lancar. Terlebih dalam penanganan jembatan belum teranggarkan. Sehingga laporan yang disampaikan warga dan penanganan sementara yang dilakukan, menjadi usulan untuk mendapat alokasi anggaran dalam upaya perbaikan secara permanen.

“Untuk jembatan kita perbaikan sifatnya sementara, karena untuk permanen perlu pengusulan anggaran lebih dulu,” ungkapnya.

TRC Berau berada di bawah naungan bidang reservasi jalan dan jembatan, namun untuk kegiatan reservasi masih bergabung dengan bidang pembangunan jalan dan jembatan DPUPR, dengan pekerjaan peningkatan jalan, rehab jalan dan jembatan, pemeliharaan jalan dan jembatan, rekonstruksi jalan dan jembatan maupun alat kelengkapan jalan dan jembatan.

TRC diakuinya masih terkendala dengan peralatan pendukung, karena saat ini masih memanfaatkan peralatan seadanya. Sehingga perlu mendapat dukungan pengadaan peralatan untuk mengoptimalkan gerak cepat TRC.

“Tapi dengan keterbatasan ini tidak menyurutkan semangat teman-teman TRC untuk berusaha maksimal penanganan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan,” tegasnya.

Tim Reaksi Cepat merupakan gagasan Bupati Berau Muharram yang ditindaklanjuti pelaksana tugas Kepala DPUPR, Rahmad yang langsung membentuk tim. Pembentukan ini sebagai langkah cepat dalam upaya penanganan jalan berlubang khususnya dalam kota. Bupati Muharram berharap penanganan tidak lebih dari 24 jam bisa selesai, sehingga masyarakat pengguna jalan akan tetap merasa aman dan nyaman. (hms4/asa)

Berita Terbaru

Berita Terpopuler