DPUPR Tegaskan Siap Dukung, tapi Tunggu Kepastian Arah Dispar

DPUPR Tegaskan Siap Dukung, tapi Tunggu Kepastian Arah Dispar

TANJUNG REDEB, WEBSITE DPUPR-


Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh konektivitas infrastruktur menuju kawasan pariwisata unggulan. 



Namun, penentuan titik lokasi pembangunan masih menunggu kepastian dan arahan teknis dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Berau.



Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak Dinas Pariwisata belum memberikan konfirmasi resmi mengenai arah koordinasi pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata untuk tahun ini.



"Kalau untuk tahun ini, kami belum ada konfirmasi dari Dinas Pariwisata arahnya ke mana. Tapi kita itu sebetulnya, kalau mau dapat anggaran seperti DAK Pariwisata, kan belum dibuka channel-nya. Jadi sementara ini dari APBD," ujar Fendra saat dikonfirmasi Rabu (12/8/2026).



Ia menjelaskan, meskipun pendanaan saat ini masih mengandalkan APBD, DPUPR tetap berkomitmen mendukung seluruh agenda pengembangan pariwisata daerah melalui penyiapan akses jalan hingga infrastruktur pendukung lainnya.



"Setiap ada acara atau program yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata, tetap kita dukung. Cuman di mana-mana arahnya kan kita belum tahu. Tapi pasti ada pembangunan jalan ke arah sana, seperti ke Biduk-Biduk atau wilayah lainnya," jelasnya.



Selain akses jalan, Fendra menyebut DPUPR juga menyiapkan konsep fasilitas penunjang seperti pintu gerbang kawasan. 



Tak hanya itu, proyek fisik juga dipastikan menyasar kawasan kepulauan.



"Kalau Maratua ada pembangunan jalan kita tahun ini. Kalau ke Tanjung Batu saya belum ada informasi karena banyak porsi anggaran dari APBN. Tapi kalau Maratua ada," tambahnya.



Mengenai detail teknis seperti panjang ruas jalan hingga rincian titik lokasi proyek, Fendra memilih tidak berspekulasi dan menyerahkan penjelasan detail kepada pimpinan bidang terkait.



"Kalau berkaitan dengan kebijakan ada di saya. Tapi ketika bicara teknis, panjang ruas, atau rincian lokasi, itu ada di Kabid atau PPK agar informasinya akurat," pungkasnya. (rapikan berita ini untuk konten website dpupr

DPUPR Berau Siap Dukung Akses Pariwisata, Tunggu Arah Dispar

TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh konektivitas infrastruktur menuju kawasan pariwisata unggulan. Meski demikian, penentuan titik lokasi pembangunan fisik masih menantikan kepastian serta arahan teknis dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispar) Berau.

Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima konfirmasi resmi terkait fokus arah pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata untuk tahun berjalan.

"Untuk tahun ini, kami masih menunggu konfirmasi dari Dinas Pariwisata terkait arah pengembangannya. Mengenai penganggaran, karena alokasi DAK Pariwisata belum dibuka, saat ini kita memaksimalkan pendanaan dari APBD," ujar Fendra saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

Fendra menguraikan, keterbatasan skema anggaran tidak menyurutkan komitmen DPUPR dalam menopang sektor pariwisata daerah, baik melalui peningkatan kualitas akses jalan maupun penyediaan fasilitas pendukung lainnya.

"Setiap agenda pengembangan pariwisata daerah tetap kita dukung penuh. Penanganan akses jalan ke kawasan strategis seperti Biduk-Biduk dan wilayah lainnya terus berjalan," terangnya.

Selain peningkatan jalan, DPUPR telah merancang konsep fasilitas penunjang seperti pintu gerbang kawasan strategis. Penanganan infrastruktur juga dipastikan menjangkau kawasan kepulauan.

"Tahun ini ada alokasi pembangunan jalan di Maratua. Sementara untuk jalur Tanjung Batu, porsi penanganannya banyak bersumber dari APBN," tambah Fendra.

Terkait rincian teknis seperti panjang ruas jalan hingga titik koordinat proyek, pihaknya menyerahkan penjelasan detail kepada jajaran teknis agar data yang disampaikan ke publik tetap akurat.

"Formulasi kebijakan ada di tingkat pimpinan. Namun untuk detail teknis, panjang jalan, maupun titik lokasi presisi, dapat dipaparkan langsung oleh Kepala Bidang atau PPK terkait," tutupnya.  (hel)