Jembatan Tabalar Muara Diperpanjang Jadi 34 Meter, Harapan Baru Lancarnya Ekonomi Warga

Jembatan Tabalar Muara Diperpanjang Jadi 34 Meter, Harapan Baru Lancarnya Ekonomi Warga

TANJUNG REDEB - Perbaikan jembatan rusak di Kampung Tabalar Muara menjadi harapan baru bagi warga, untuk kembali memperlancar mobilitas dan roda perekonomian. 


Pemerintah Kabupaten Berau melalui DPUPR terus mengebut pengerjaan jembatan tersebut.


Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi mengatakan perbaikan jembatan diharapkan dapat mendukung konektivitas dan aktivitas distribusi kebutuhan warga.


Jembatan yang sebelumnya memiliki bentangan 30 meter, kini diperpanjang menjadi 34 meter. Perpanjangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga saat melintas.


"Pekerjaannya meliputi pembongkaran dan pemasangan kembali lantai, sloof, gelagar, serta perbaikan tiang jembatan," ujarnya, beberapa waktu lalu. 


Untuk konstruksi, DPUPR tetap memilih kayu Kelas 1. Selain menyesuaikan anggaran, penggunaan kayu dinilai lebih efektif dari sisi waktu pengerjaan, sehingga akses warga bisa segera pulih.


"Jenis jembatan tetap kayu, menyesuaikan anggaran dan lebih efektif dari sisi waktu," jelasnya.


Saat ini pekerjaan fisik telah selesai dan masuk tahap monitoring, untuk memastikan konstruksi aman sebelum digunakan penuh. Selama masa pemantauan, kendaraan bermuatan barang untuk sementara belum diperbolehkan melintas.


"Untuk kendaraan bermuatan barang masih belum diizinkan lewat," pungkas Junaidi.


Perbaikan ini diharapkan setelah dinyatakan layak, dapat kembali memperlancar mobilitas masyarakat Kampung Tabalar Muara,  serta mendukung aktivitas ekonomi warga. (*)