9 Proyek Strategis DPUPR Berau Jadi Prioritas Pembangunan Infrastruktur di tahun 20
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Sembilan proyek strategis akan menjadi prioritas pelaksanaan pembangunan infrastruktur daerah tahun 2025 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau.
Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan mengatakan, sembilan proyek prioritas tersebut dibagi di 13 kecamatan di Kabupaten Berau yang terdiri dari sektor jalan, jaringan perpipaan air minum serta pembangunan turap.
Tak hanya sembilan proyek prioritas, beberapa proyek lanjutan juga sedang berjalan sejak beberapa tahun sebelumnya.
Seperti, proyek perluasan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, dan lanjutan SPAM Singkuang di Kecamatan Tanjung Redeb.
"Kalau pembangunan jalan, kami lebih fokus pada beberapa proyek besar. Seperti, lanjutan pembangunan Jalan Teluk Sumbang menuju Sinondok-Landas di Kecamatan Bidukbiduk, serta lanjutan pembangunan Jalan Pelabuhan Mantaritip yang sudah hampir rampung," jelasnya.
Tak hanya itu, Jalan Poros Harapan Jaya ke Kampung Tepian Buah di Kecamatan Segah kini dalam proses pengerjaan.
Kemudian, untuk pembangunan turap atau sheet pile di Kecamatan Gunung Tabur dan Sambaliung turut menjadi perhatian DPUPR Berau.
"Turap ini penting untuk mencegah abrasi, sekaligus memperkuat struktur tebing sungai di wilayah padat penduduk," ujarnya.
Proyek strategis lainnya adalah lanjutan pembangunan Jalan Kampung Teluk Sulaiman menuju Kampung Teluk Sumbang
Dirinya mengatakan, dari sembilan proyek prioritas tersebut, beberapa telah melalui proses lelang dini dan proyek lainnya masih dalam tahap persiapan.
Fendra menuturkan, sebagian proyek ada yang mengalami efisiensi anggaran, dan rata-rata untuk pekerjaan jalan. Nilainya pun tidak terlalu besar, yakni sekitar Rp 1 miliar.
Dirinya menegaskan bahwa DPUPR Berau telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai target.
Dengan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat, guna memastikan anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Kami ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah," ujarnya.
DPUPR Berau terus berupaya memastikan bahwa seluruh proyek infrastruktur di Bumi Batiwakkal dapat berjalan sesuai dengan anggaran yang tersedia tanpa mengabaikan kualitas dan manfaat jangka panjangnya.
Pihaknya juga berkomitmen untuk menyelesaikan setiap proyek dengan tepat waktu, agar segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Yang perlu digaris bawahi itu efisiensi anggaran tidak berpengaruh terhadap struktur bangunan yang ada," tandasnya.
Credit Foto : Lanjutan Pembangunan Jalan Kampung Teluk Sumbang. (Indri/Korankaltim).