Anggaran PUPR Berau 2026 Tembus Rp442 Miliar, Jembatan Muara Lesan Jadi Prioritas
TANJUNG REDEB, WEBSITE DPUPR – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran besar senilai lebih dari Rp442 miliar untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Salah satu fokus utamanya adalah kelanjutan pembangunan jembatan sebagai akses vital mobilitas masyarakat.
Sekretaris Dinas PUPR Berau, Bambang Sugianto, mengungkapkan bahwa proyek Jembatan Muara Lesan menjadi salah satu sorotan utama dalam serapan anggaran tahun ini.
"Untuk jembatan di tahun 2026 ini, kita alokasikan untuk lanjutan pembangunan Jembatan Muara Lesan dengan anggaran Rp8,4 miliar lebih," ujar Bambang, Rabu (4/2/2026).
Spesifikasi Jembatan Muara Lesan
Bambang menjelaskan, Jembatan Muara Lesan tidak lagi menggunakan konstruksi darurat, melainkan dibangun secara permanen. Jembatan ini dirancang menggunakan spesifikasi rangka baja (truss) dengan luas bentang mencapai kurang lebih 120 meter.
Kehadiran jembatan permanen ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi logistik dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Berau.
Penanganan Darurat Jembatan Mapulu
Selain fokus pada pembangunan permanen di Muara Lesan, Dinas PUPR juga menaruh perhatian pada kondisi Jembatan Mapulu yang sempat terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Meski perbaikan permanen untuk Jembatan Mapulu belum masuk dalam pos anggaran murni 2026, Bambang memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif agar akses masyarakat tidak terputus. Sebagai solusi cepat, pihaknya akan menyiagakan jembatan Bailey (rangka baja ringan portabel).
"Untuk penanganan darurat, kami memiliki stok jembatan Bailey. Bahannya sudah ada, tinggal dipasang sementara. Jadi, masyarakat dipastikan tetap bisa beraktivitas dan ekonomi tetap berjalan," pungkasnya. Hel