Cegah Kecelakaan di Trotoar, PUPR Berau Perbaiki Manhole Rusak di 5 Titik
TANJUNG REDEB – Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Berau melalui Bidang
Preservasi Jalan dan Jembatan melakukan langkah preventif untuk menjamin keamanan
fasilitas publik dengan mempercepat penggantian tutup lubang drainase atau
manhole yang rusak di sejumlah jalur pejalan kaki (trotoar) di wilayah
perkotaan.
Perbaikan ini
difokuskan pada beberapa titik yang dinilai rawan membahayakan pejalan kaki, di
antaranya Jalan Padat Karya (Kelurahan Gunung Panjang), Jalan H Isa 3
(Kecamatan Tanjung Redeb), Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan SMP Negeri
1 Tanjung Redeb, Jalan Pulau Derawan (Tanjung Redeb), serta Jalan Marsma
Iswahyudi (Kelurahan Rinding).
Langkah tersebut
diambil mengingat pentingnya fungsi trotoar sebagai ruang aman bagi masyarakat.
Manhole yang rusak, retak, atau tidak kokoh berpotensi menimbulkan kecelakaan
bagi pejalan kaki jika tidak segera ditangani.
Kepala Bidang
Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Berau, Junaidi, menegaskan bahwa
penggantian manhole merupakan bagian dari pemeliharaan rutin untuk memastikan
fasilitas trotoar tetap berfungsi dengan baik dan aman digunakan masyarakat.
“Perbaikan dengan
penggantian manhole yang rusak di trotoar atau jalur pejalan kaki ini sangat
krusial. Prioritas utama kami adalah mendukung keamanan dan kenyamanan para
pejalan kaki pengguna fasilitas umum di Berau,” ujar Junaidi.
Selain melakukan
perbaikan fisik, PUPR juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif
menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar memiliki usia pakai yang lebih
panjang.
Menurut Junaidi,
keterlibatan masyarakat sangat penting dalam membantu pemerintah melakukan
pemantauan kondisi fasilitas umum di lapangan.
“Kami sangat
mengharapkan kerja sama dari masyarakat. Pertama, mohon segera memberi
informasi jika melihat ada manhole yang rusak agar bisa segera kami tangani.
Kedua, kami meminta agar trotoar digunakan sesuai peruntukannya. Mari kita jaga
aset daerah ini bersama-sama demi kenyamanan kita semua,” tambahnya.
Saat ini, tim
lapangan PUPR terus melakukan penyisiran di sejumlah kawasan perkotaan untuk
memastikan tidak ada lagi lubang drainase di trotoar yang berpotensi
membahayakan pengguna jalan, sekaligus menjaga estetika dan kenyamanan wajah
Kota Tanjung Redeb.