Dari Kota hingga Kampung, PUPR Berau Kebut Proyek Jalan di Seluruh Kecamatan

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam memeratakan pembangunan infrastruktur terus dibuktikan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sejumlah proyek jalan mulai dari pusat kota hingga pelosok kampung dipastikan akan dikebut sepanjang tahun anggaran 2026.


Sekretaris Dinas PUPR Berau, Bambang Sugianto, menegaskan bahwa proyek infrastruktur tahun ini dirancang untuk menyentuh seluruh kecamatan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga dan meningkatkan kualitas aset daerah.


"Tugas kami mencakup pembangunan baru, peningkatan kualitas, hingga pemeliharaan jalan, jembatan, dan drainase. Tahun ini semua berjalan sesuai tupoksi untuk memastikan konektivitas warga tidak terhambat," ujar Bambang, Senin (13/4/2026).


Pemerataan Proyek di Berbagai Titik

PUPR Berau membagi fokus pengerjaan pada beberapa klaster wilayah, mulai dari jalan protokol perkotaan hingga jalan penunjang ekonomi di kampung-kampung:


Wilayah Perkotaan: Lanjutan pembangunan Jalan Imjan–Antaritep sepanjang 1,2 kilometer serta kawasan Singkuang–Antaritep (400 meter) dan RT 01 Gunung Panjang (300 meter).


Sektor Pertanian: Pembangunan jalan usaha tani di KM 16 Kampung Maluang sepanjang 700 meter untuk mempermudah distribusi hasil bumi.


Akses Pendidikan: Pembangunan jalan menuju Sekolah Rakyat (SR) di Sei Manuk, Gunung Tabur, yang dianggarkan sebesar Rp2,1 miliar demi kenyamanan akses pelajar.


Wilayah Pesisir: Peningkatan jalan di RT 06 Kampung Eka Sapta, Talisayan.


Proses Lelang Sedang Berlangsung

Bambang menambahkan, anggaran besar pada beberapa titik seperti di Sei Manuk disebabkan oleh tantangan medan, terutama untuk pembukaan jalan baru yang membutuhkan biaya konstruksi lebih tinggi.


Saat ini, kabar baik bagi warga adalah hampir seluruh paket pekerjaan tersebut sudah masuk dalam sistem lelang.


"Masyarakat bisa memantau langsung prosesnya melalui SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik). Hampir semua paket tender sudah tayang. Jika lelang berjalan mulus, pengerjaan fisik akan langsung dimulai di lapangan," pungkasnya.


Dengan proyek yang tersebar merata, Pemkab Berau optimistis mobilitas masyarakat akan semakin lancar, yang pada akhirnya akan mendongkrak roda ekonomi dari kota hingga ke ujung kampung. (hel)