DPUPR Berau Dapat Tambahan Anggaran Pembangunan RS Baru dari APBD-P

DPUPR Berau Dapat Tambahan Anggaran Pembangunan RS Baru dari APBD-P

Newscakrawala.id || Tanjung Redeb. Pembangunan Rumah Sakit Baru di Jalan Sultan Agung Oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau kembali menganggarkan Rp 150 Miliar  dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024.

 

Junaidi ,Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Permukiman Penataan Bangunan Jasa Konstruksi (P3BJK) DPUPR Berau, mengatakan bahwa tambahan anggaran tersebut diyakini bisa menuntaskan pembangunan kontruksi fisik di akhir tahun ini bulan desember .

 

“Kami optimis Sampai akhir november kemarin bisa mencapai 70 persen progres fisik,”ujarnya.

 

 

 

 

Saat ini pihaknya tengah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk item pekerjaan mekanikal elektrikal seperti pemasangan lampu light emitting diode (LED), genset, dan air conditioner (AC). 

 

“Selain itu pemasangan keramik dan tahap finishing atau peenyelesaian sebenarnya sudah mulai berjalan,” ungkapnya.

 

Junaidi juga menambahman bahwa  untuk barang-barang seperti LED dan AC sudah datang semua. Tinggal menunggu genset yang masih dalam perjalanan. Selanjutnya tinggal dilakukan pemasangan dan instalasi. 

 

“Kalau itu selesai, maka kami yakin progresnya di akhir November sudah sampai 70 persen,” tegasnya.

 

Junaidi menambahkan, saat ini pihak kontraktor tengah memaksimalkan pekerjaan yang ada agar penyelesaian konstruksi fisik RS baru dapat rampung sesuai waktu kontrak yang ada.

 

Apalagi anggaran yang ada baginya mencukupi untuk semua item pekerjaan tersebut.

 

“Dari segi anggaran aman, tinggal realisasi fisik. Mudah-mudahan di akhir Desember sudah jadi,” tandasnya.

 

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Rumah Sakit Baru DPUPR Berau, Erwin menyebut, RS baru yang berkonstruksi empat lantai tersebut memakai APBD murni 2024 sekitar Rp 50 miliar dari yang dialokasikan sebanyak Rp 248 miliar. Itu semua baru ditujukan untuk bangunan utama RS saja. 

 

“Setelah itu selesai, tentunya akan dibangun perumahan para medis dan pelengkap lain yang dibutuhkan,” jelasnya. (*)