DPUPR Berau Pastikan Pembangunan TPA Pegat Bukur Berjalan dan Sesuai Standar
Berau — Rencana operasional RSUD
Baru Tanjung Redeb di Jalan Sultan Agung mendorong Pemerintah
Kabupaten Berau untuk terus memperkuat tata kelola persampahan yang lebih tertata
dan ramah lingkungan. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah
pengalihan fungsi TPA Bujangga ke TPA Pegat Bukur
sebagai lokasi pembuangan sampah jangka panjang.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)
Kabupaten Berau melalui Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan
(AMLP) memastikan bahwa pembangunan TPA Pegat Bukur terus berjalan
secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Kepala Bidang AMLP DPUPR Berau, Decty
Toga Maduli, menjelaskan bahwa hingga saat ini progres pembangunan TPA
Pegat Bukur telah mencakup pematangan lahan, pembangunan satu lobang
buangan, serta jalan akses menuju lokasi, yang menjadi fondasi awal
pengoperasian TPA ke depan.
“Perencanaan awal memang dua lobang buangan,
namun untuk tahap pertama kita prioritaskan satu lobang terlebih dahulu. Ini
menjadi langkah awal yang penting sambil menunggu penguatan anggaran
berikutnya,” ujar Decty.
Ia menegaskan bahwa meski infrastruktur yang
tersedia masih bersifat sementara, secara teknis TPA Pegat Bukur telah
dinilai dan ditinjau oleh Kementerian Lingkungan Hidup, serta
dinyatakan memungkinkan untuk digunakan dalam kondisi tertentu.
“Secara teknis sebenarnya sudah bisa digunakan.
Namun pemerintah daerah memilih berhati-hati agar saat penyempurnaan nanti
tidak menimbulkan kendala teknis. Prinsipnya, kita ingin membangun TPA yang
benar-benar sesuai standar,” jelasnya.
Sebagai bentuk antisipasi dan solusi jangka
pendek, Pemkab Berau juga telah menyiapkan lahan hibah dari pihak
ketiga sebagai lokasi pembuangan sampah sementara. Langkah ini dinilai
efektif untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan sampah sambil menunggu
pembangunan TPA Pegat Bukur dilanjutkan secara permanen.
Decty menegaskan bahwa persoalan persampahan
merupakan urusan prioritas pemerintah daerah. Meski saat ini kondisi keuangan
daerah tengah mengalami penyesuaian, komitmen untuk melanjutkan pembangunan TPA
Pegat Bukur tetap kuat.
“Ini hanya soal waktu dan kesiapan anggaran.
Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk melanjutkan pembangunan TPA Pegat
Bukur agar dapat beroperasi secara permanen dan optimal,” tegasnya.
DPUPR Berau menargetkan kelanjutan
pembangunan TPA Pegat Bukur pada tahun 2027, sehingga nantinya mampu
menggantikan peran TPA Bujangga secara menyeluruh dan mendukung operasional
RSUD Baru Tanjung Redeb dengan standar lingkungan yang lebih baik.
“Pemindahan TPA adalah bagian dari upaya penataan
kota dan peningkatan kualitas lingkungan. Transisi ini akan dilakukan secara
terencana agar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkas Decty.
(*)