PUPR Berau Tancap Gas Tuntaskan 450 Proyek Infrastruktur di 2025
BERAU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Berau memulai tahun 2025 dengan semangat tinggi. Sebanyak 450 paket pekerjaan ditargetkan rampung pada tahun anggaran ini, meski waktu pelaksanaan tergolong singkat akibat penerapan aturan baru terkait sertifikasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Kepala Dinas PUPR Berau, Fendra Firnawan, mengakui bahwa awal tahun sempat menjadi tantangan karena keterbatasan jumlah PPK bersertifikat. Namun, kini situasi berangsur membaik dan timnya siap tancap gas.
“Sekarang sudah hampir 95 persen PPK kami bersertifikat. Jadi meskipun di awal agak tersendat, saat ini kami jauh lebih siap mengeksekusi pekerjaan,” ujarnya optimistis.
Fendra menjelaskan, setiap PPK rata-rata menangani 10 hingga 15 paket proyek sekaligus. Beban kerja memang cukup besar, tetapi dengan pengalaman dan koordinasi yang baik, pihaknya yakin seluruh program bisa selesai sesuai tenggat waktu.
“Tahun lalu serapan anggaran kami mencapai 93,5 persen dengan progres fisik 97–98 persen. Tahun ini nilai anggaran sekitar Rp2,1 triliun — masih sangat realistis untuk diselesaikan tepat waktu,” tegasnya.
Terkait Anggaran Biaya Tambahan (ABT), Fendra menyebut tahun ini nilainya tidak akan sebesar tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,2 triliun. Hal itu dinilai sebagai langkah positif agar pelaksanaan proyek utama bisa berjalan lebih fokus dan terukur.
“Kami tetap membuka ruang untuk pekerjaan tambahan, tapi tentu disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Prioritas utama tetap pada proyek-proyek strategis,” jelasnya.
Fendra menambahkan, PUPR Berau berkomitmen menjaga kualitas dan ketepatan waktu pembangunan infrastruktur, sekaligus mempercepat serapan anggaran agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat di seluruh wilayah.
“Fokus kami bukan hanya menyelesaikan pekerjaan, tapi memastikan hasilnya benar-benar bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat Berau,” pungkasnya.(DM)