Struktur Mal Pelayanan Publik Berau Ditargetkan Tuntas 2025, Fungsional Penuh 2027!
TANJUNG REDEB, WEBSITE DPUPR – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan efisien semakin terwujud nyata. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang modern di Jalan Raja Alam II, Kelurahan Sei Bedungun, terus dipercepat dan ditargetkan mulai beroperasi penuh pada tahun 2027 mendatang.
Fokus Tahap Awal: Struktur Kokoh Tiga Lantai
Proyek prioritas ini menunjukkan kemajuan signifikan. Pejabat Fungsional Tata Bangunan dan Perumahan Ahli Muda sekaligus PPK P3BJK DPUPR Berau, Diah, menjelaskan bahwa pengerjaan tahap awal tahun ini difokuskan penuh pada pembangunan struktur utama gedung tiga lantai, mulai dari pondasi hingga atap.
"Untuk saat ini, kami hanya membangun struktur saja. Dinding, kelistrikan, serta instalasi lainnya belum bisa kami kerjakan karena adanya keterbatasan anggaran," ujar Diah.
Keputusan penundaan pemasangan elemen non-struktur seperti dinding dan kelistrikan ini diambil sebagai langkah antisipatif yang cermat. Diah menyebutkan, hal ini bertujuan mencegah potensi kerusakan akibat kelembaban, mengingat progres pembangunan dilakukan secara bertahap.
"Yang terpenting struktur bangunan selesai dulu. Untuk pintu, jendela, hingga instalasi kelistrikan akan dilanjutkan saat anggaran sudah tersedia," terangnya.
Pembangunan MPP telah dimulai sejak 17 Juli lalu dan tahap pertama ini direncanakan rampung struktur pada 31 Desember 2025.
Optimisme DPUPR dan Fungsi Gedung Masa Depan
Meskipun menyadari adanya keterbatasan anggaran di tahun ini, DPUPR Berau tetap optimis pembangunan MPP akan berjalan sesuai jadwal. "Kami sangat optimis pembangunan dapat berjalan sesuai yang dijadwalkan," tegas Diah.
Jika sesuai target, gedung MPP Berau akan dapat mulai difungsikan pada 2027 mendatang. Gedung tiga lantai ini dirancang untuk menjadi pusat layanan terpadu (One Stop Service):
Lantai Satu dan Dua: Akan digunakan untuk ruang tenant pelayanan publik, menampung berbagai urusan vital masyarakat seperti perizinan, perbankan, dan Kantor Urusan Agama (KUA).
Lantai Tiga: Dirancang khusus untuk ruang perkantoran.
Diah juga menekankan bahwa pemilihan lokasi di kawasan strategis dan dekat bandara adalah bagian dari rencana Pemkab untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat, sekaligus memperkuat citra pemerintahan yang modern dan profesional.
"Kehadiran gedung ini diharapkan menjadi wujud nyata transformasi layanan publik menuju sistem pemerintahan yang modern dan terintegrasi. Dukungan dari semua pihak sangat penting agar target ini tercapai," tutupnya. (hel)